NGABANG. Biaya masuk sekolah di Landak sering mendapat sorotan dari masyarakat. Sampai-sampai Bupati DR Adrianus Asia Sidot menerima keluhan dari masyarakat melalui via SMS. Hal itu diakuinya saat menjadi pembina apel bulanan, Jumat (17/7) lalu.
“Padahal sudah berkali-kali saya katakan bahwa untuk SD dan SMP, pihak sekolah tidak perlu memungut biaya tambahan. Kalaupun mau memungut biaya tambahan, coba dikompromikan dulu dengan komite sekolah dan orangtua siswa,” ujar.
Dia menilai, kadang-kadang banyak pihak-pihak terkait yang membuat sesuatu dan bukan menjadi prinsip. Misalnya harus membeli pakaian seragam olahraga, beli pakain batik seragam sekolah yang tujuannya hanya sekedar untuk show saja, bukan yang prinsip. “Yang prinsip itu adalah bagaimana proses belajar mengajar secara efektif dan berkualitas berlangsung di sekolah yang bersangkutan. Tapi justru hal inilah yang dinomor duakan atau yang dinomor sekiankan,” ungkap mantan Kadis Pendidikan Landak ini.
Sedangkan berkaitan dengan mahalnya biaya pendaftaran masuk sekolah, secara langsung atau tidak langsung yang sering disalahkan adalah Bupati. Padahal Bupati sendiri tidak pernah mengintruksikan sekolah-sekolah untuk memungut biaya-biaya, terutama untuk SD dan SMP, karena sudah ada dana BOS. “Jadi hal ini kadang-kadang apa yang mereka lakukan, tetapi masyarakat selalu mengatakan bahwa itu Bupati, yang disalahkan Bupati. Padahal saya dalam berbagai kesempatan selalu minta kepada para Kepala Sekolah dan guru untuk menekan seringan mungkin biaya untuk masuk sekolah,”tegas dia. (rie)
0 Response to 'Mahalnya Masuk Sekolah, Bupati Disalahkan'
Copyright © 2009 www.harianequatorlandak.blogspot.com. All Rights Reserved. by Templates Jaring Borneo